ETIKA KOMUNIKASI MAHASISWA DENGAN DOSEN

Sebagai makhluk sosial kita tentu tahu bahwa Etika adalah termasuk hal mendasar dalam kehidupan manusia. Sebagai makhluk sosial, tentunya komunikasi tidak lepas dari kehidupan sehari-hari kita. etika komunikasi mencakup segala nilai dan norma yang menjadi standar dan acuan manusia dalam berkomunikasi dengan orang lain. Etika komunikasi menilai mana tindakan komunikasi yang baik dan buruk berdasarkan standar yang berlaku. Khususnya Etika mahasiswa terhadap dosen baik secara langsung maupun melalui media elektronik seperti pesan WA, Email, Telpon, dan sebagainya.

banyak nya keluhan-keluhan dari dosen tentang banyaknya komunikasi dari mahasiswa via telepon, SMS, email, sampai pesan instan seperti Whatsapp, Line, dsb. yang kurang beretika. ada perbedaan yang cukup besar antara dosen dengan mahasiswa dalam memandang etika komunikasi.

berikut ini beberapa contoh pesan mahasiswa yang kurang beretika terhadap dosen :
1.TIDAK ADANYA IDENTITAS
” Bu, ibu ada di mana sekarang? Hari ini ke kampus gak bu?” atau “Pak posisi dimana? saya sudah di kampus”
jika mahasiswa menuliskan pesan seperti itu tidak adanya identitas maka jangan harap bisa di respon cepat oleh dosen, setiap dosen mungkin berurusan dengan ratusan mahasiswa setiap harinya dan tidak menyimpan nomor kontak seluruh mahasiswa.

2.MEMERINTAH DOSEN
“bu…., tolong dikoreksi ya bu, saya pengen cepat lulus”/ kalo misal nya remed saya diganti beli buku aja gimana bu ? boleh ya bu ?” atau pak saya lagi ada kerjaan banyak , tugas bapak saya kirimkan besok saja ya pak, harap maklum ya pak”
Dosen adalah pendidik yang menyampaikan berbagai ilmu pengetahuan kepada mahasiswa dan dosen pada umumnya lebih tua dari mahasiswa, sehingga komunikasi dengan tipe memerintah sangat tidak beretika. Jika membutuhkan sesuatu, mahasiswa bisa memintanya dengan gaya bahasa yang lebih sopan cth : “bapak mohon maaf saya belum bisa mengirimkan tugas bapa diakarenakan pekerjaan yang menggangu dan waktu yg terbatas” . dosen mu akan sangat mengerti , karna dosen juga pernah menjadi mahasiswa.

3. PESAN DENGAN BAHASA ALAY
“SoRe bu..ApA be5ok 4da d! k$mpus Ga’ ea?” tulisan alay menunjukkan kesan tidak adanya rasa hormat dari mahasiswa kepada dosen. Tulisan seperti itu bersifat informal, tidak selayaknya disampaikan dalam komunikasi dengan dosen.

4.TIDAK TAHU WAKTU
Banyak dosen yang mengeluhkan mendapatkan pesan, bahkan telepon dari mahasiswa di tengah malam. Menghubungi dosen di waktu istirahat bukan hanya tidak beretika, tapi tidak manusiawi. Karena menghubungi siapa pun tidak pantas dilakukan di tengah malam, kecuali untuk keadaan yang sangat darurat.pilihlah waktu yang tepat untuk menghubungi dosen, misalnya, pada saat jam kerja ketika dosen ada di kampus.

5.SOK PENTING
“Bu, bimbingannya tidak jadi hari ini  ya karena saya ada acara lain. Besok saja jam 12. Trims” / “Wah siang saya nggak bisa bu, Sore aja ya bu?” / “bu saya makan dulu ya,saya belum makan dari pagi”
Jangan seperti itu ya.. karena kalau kamu saja punya kesibukan yang begitu padat , apalagi dosen mu

Berikut adalah Etika Komunikasi Mahasiswa Dengan Dosen Di Whatsapp

sebenarnya masih banyak dan berbagai macam pesan lainya, Untuk mengurangi potensi miskomunikasi tersebut, STAI BINAMADANI menerbitkan himbauan kepada mahasiswa dengan judul: “ETIKA WHATSAPP KE DOSEN JANGAN DI ANGGAP SPELE” yang terdiri dari 7 hal berikut ini.
Memperkenalkan diri, pesan tidak memakai emoji, pesan tidak bersifat memaksa,to the point , pasang foto profile tidak alay, ucapkan salam dan terimakasih. selain 7 hal ini ada beberapa hal yang tidak kalah penting yaitu :
(Waktu) Pilihlah waktu yang biasanya tidak dipakai untuk beristirahat atau beribadah. Contohnya hindari menghubungi dosen di atas pukul 20.00 atau di saat waktu ibadah.
(Salam) sedekat apapun kamu dengan dosen mu jangan lupa ucapkan salam, Contoh: Selamat pagi Bapak/Ibu, atau Assalamu’alaikum (apabila kedua belah pihak sesama muslim).
(Maaf) Permintaan maaf tidak berarti mahasiswa punya salah kepada dosen. Kata maaf dimaksudkan untuk menunjukkan sopan santun dan kerendahan hati mahasiswa. Misalnya ucapkan maaf karena mengganggu waktu dosen.
(Bahasa yang santun dan mudah dimengerti) hindari bahasa yang berbelit-belit, Gunakan tanda baca yang baik dan dalam konteks formal. Hindari menyingkat kata seperti dmn, yg, ak, kpn, otw dan lainnya. Hindari kata ganti non-formal seperti gw, ok, iye dan lain-lain.
(tulis pesan dengan singkat padat dan jelas) tujuan dengan singkat dan jelas, tetapi tetap memperhatikan tingkat kesopanan.

1.

2.

3.

4.

5.
6.
7.

Written by 

STAI Binamadani merupakan Perwujudan dari cita cita pendiri untuk memperjuangkan kesejahteraan kehidupan umat melalui perguruan tinggi yang dengan sengaja mentransfer ilmu ilmu agama, sosial, humaniora, dan eksakta.